Kamis, 28 Februari 2013

Soniq Pontianak ( @_Soniqpontianak )
Lirik lagu SoniQ In My Heart  

 

Lirik lagu Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan - SoniQ In My Heart



One two three four five six seven eight Where is my soulmate ?
Abcdefg Come on baby let me see !
Its just you and
me, singing melody  
A song about you and me                                                             

Its just you and me making shimphony                                                                A song about you and me

SONIQ come on sing with me, just feel free and you'll be happy 
SONIQ you're my energy
Its just you and me

A.. a.. a.. a.. SoniQ in my heart

A.. a.. a.. a.. SoniQ in my heart 
A.. a.. a.. a.. SoniQ in my heart 
A.. a.. a.. a.. SoniQ in my Heart


One two three four five six seven eight Where is my soulmate ?
Abcdefg Come on baby let me see !
Its just you and me,singing melody 
A song about you and me
Its just you and me playing shimphony 
A song about you and me

SONIQ come on sing with me just feel free and you'll be happy 

SONIQ you're my energy just you and me


A.. a.. a.. a.. SoniQ in my heart

A.. a.. a.. a.. SoniQ in my heart 
A.. a.. a.. a.. SoniQ in my heart 
A.. a.. a.. a.. SoniQ in my Heart

LIKE A RAINBOW 

YOU'RE ALWAYS MAKE ME .. W O W
 
You've got to be singing .. N O W

Let it flow .....
Its just you and me ...


A.. a.. a.. a.. SoniQ in my heart
A.. a.. a.. a.. SoniQ in my heart 
A.. a.. a.. a.. SoniQ in my heart 
A.. a.. a.. a.. SoniQ in my Heart



A.. a.. a.. a.. SoniQ in my heart
A.. a.. a.. a.. SoniQ in my heart
A.. a.. a.. a.. SoniQ in my heart
A.. a.. a.. a.. SoniQ in my Heart



A.. a.. a.. a.. SoniQ in my heart
A.. a.. a.. a.. SoniQ in my heart
A.. a.. a.. a.. SoniQ in my heart
A.. a.. a.. a.. SoniQ in my Heart



Senin, 10 Desember 2012

Hazelia Herbal Soap



Percantik dan rawat kulit Anda dgn Hazelia Herbal Soap !!Murah banget,Just 20ribu !!keunggulannya adalah sabun tidak mengandung pewarna buatan dan semua terbuat dari herbal alami(home made)..Dengan 21 variant,sbb :Dengan pilihan Rasa & Fungsi-Apel : Mencegah Kerut & Komedo pd Kulit-Coklat : Mengangkat Sel Kulit mati (mulus)-Ketimun : Mengencangkan & Mengurangi Kadar Minyak pada Kulit-Kopi : Membantu menyembuhkan Luka Luka-Kunyit : Mongobati Gatal & Jamur-Madu : Meremajakan Kulit & Menghilangkan Flek-Sereh : Menghilangkan Capekk ,Pegal & Gejala Rematik-Sirih : Menyegarkan & Menghilangkan Bau Badan-Zaitun : Melembabkan & Menghaluskan Kulit Kering-Wortel : Mencegah Kanker Kulit-Teh Hijau : Membuat Kulit Bersinar (Kilat&Licin)-Lengkuas : Membasmi Panu-Anggur : Membantu melarutkan lemak & Melangsingkan Tubuh-Strawberry : Mengencangkan Payudara& Kulit (antioksidant tinggi)-Kemangi : Mengharumkan & Merawat Organ Vital-Alpokat : Melembabkan & Meraawat kulit remaja-Limau : Menghilangkan Jerawat-Bengkoang : Memutihkan kulit-Susu : Memutihkan ,Mencegah Flek dini & Mencegah kaki Pecah2-Lulur : Menghaluskan kulit & mengangkat Sel Kulit Mati-Pegagan : Mencegah & Mengurangi Selulitjika Menjadi mitra kerja mendapat harga khusus*Tutup PO setiap hari Jum'at(barang tidak ready stock)*Cara Order:SMS: 089693731002Format Order:Nama:Alamat:HP/Tlp:nama pesanan + jumlah

follow twitter kami @FitriAdlycious 

Rabu, 21 November 2012

SINETRON: RAJA DAN AKU GLOBAL TV SINOPSIS & VIDEO EPISODE 1-30


Cast


Chelsea Olivia sebagai Chelsea
Adly Fairuz sebagai Armand
Randy Pangalila sebagai Falco
Sonya Fatmala
Cut Tari sebagai Hanin
Marcellino Lefrandt sebagai Abdullah
Restu Sinaga sebagai Hasan
Audric sebagai Dion
Muhammad Fadlan sebagai Agus
Nafa Urbach sebagai Laila
Febby Febiola sebagai Ratu Ajeng


Global Synopsis

Abdullah (Marcellino Lefrandt) adalah seorang raja di sebuah kerajaan kecil SAMBARA yang terletak di sebelah utara Brunei Darusallam. Raja Abdullah mempersunting seorang wanita ningrat dari Indonesia bernama Ajeng Pertiwi. Setelah 8 tahun menikah, barulah Raja Abdullah dan Ratu Ajeng dikaruniai seorang putri bernama Kartini, yang akan menjadi penerus tahta kerajaan selanjutnya. HANIN (Cut Tary), istri dari adik raja yang bernama HASAN (Restu Sinaga) merasa sangat kesal karena Ratu melahirkan seorang anak. Hanin yang terobsesi ingin menjadi ratu, awalnya mengejar Abdullah, namun Abdullah tidak mencintainya sehingga Hanin pun menikahi Hasan. Hanin awalnya berpikir kalau Ratu Ajeng mandul, sehingga Hani berharap, kalau Abdullah meninggal, putranya yang bernama ARMAND yang akan menduduki tahta kerajaan. Tapi dengan kelahiran Kartini, kesempatan Armand menjadi raja semakin kecil. Karena itulah Hanin berusaha menyingkirkan Kartini. Hanin membuat rencana sehingga Ratu dan bayinya mengalami kecelakaan saat sedang melakukan wisata bahari dengan sebuah kapal pesiar. Setelah Ratu dan Putrinya dinyatakan meninggal, Hanin pun yakin kalau putranya ARMAND akan menjadi raja masa depan. Ternyata Ratu Ajeng masih selamat dalam kecelakaan itu. Dengan kekuatan terakhirnya, dia mengambil Kartini ke pelukannya, dan dia berusaha membungkusnya dan meletakkannya ke dalam sebuah keranjang bayi dan menghanyutkannya di laut itu sambil berdoa semoga Tuhan melindungi anaknya. Agus dan Laila adalah pasangan sederhana yang belum dikaruniai anak. Keduanya adalah TKI Ilegal di Kerajaan Sambara. Agus bekerja sebagai Nelayan. Suatu hari, saat Agus sedang mencari ikan, sebuah keranjang nyangkut di jaringnya. Alangkah terkejutnya Agus saat menemukan seorang bayi di dalam keranjang itu. Agus dan Laila sangat bahagia karena mereka menemukan seorang bayi. Mereka menamakannya CHELSEA, karena Agus adalah penggemar berat team bola Chelsea. Beberapa hari kemudian, keduanya dipulangkan ke Indonesia karena ketahuan kalau mereka TKI Ilegal. Agus dan Laila membawa Chelsea ikut bersama mereka.

15 tahun kemudian.

Chelsea (Chelsea Olivia) tumbuh menjadi seorang gadis remaja yang cantik, tegar, suka berimaginasi dan ceria. Ia memiliki seorang adik bernama Dion (Audric). Agus (Muhammad Fadlan) dan Laila (Nafa Urbach) yang ingin keluar dari kemiskinan, mati-matian mengumpulkan uang agar Chelsea bisa bersekolah di sekolah terbaik di Jakarta. Setelah kematian Ratu Ajeng dan Bayi Kartini, Raja Abdullah memutuskan tidak menikah lagi. Sehingga Armand (Adly Fairuz) diputuskan sebagai calon raja berikutnya. Armand dimasukkan ke SMA terbaik di Jakarta oleh Raja Abdullah karena itu adalah sekolah Ratu Ajeng (Febby Febiola) waktu SMA. Pangeran Armand adalah sosok pendiam, dia tidak suka bergaul. Armand sebenarnya tidak ingin jadi Raja. Dia lebih suka hidup bebas. Pangeran Armand tidak suka dijodohkan, ia mau memilih sendiri pasangannya. Tapi di depan orang lain, dia berusaha menunjukkan kalau dirinya kuat dan pemimpin yang tangguh. Di sekolah PUTRA BANGSA, Armand bertemu dengan Chelsea. Chelsea membuat Armand merasa nyaman. Armand mulai jatuh cinta pada Chelsea. Tapi Armand memiliki saingan yaitu Falco (Randy Pangalila), seorang murid beasiswa yang juga sahabat Chelsea. Berbeda dengan Armand yang pendiam dan jaim, Falco justru berandalan dan agak serampangan. Tapi otaknya sangat cerdas. Falco, Armand dan Chelsea saling berhubungan satu sama lain, dan mereka punya rahasia masing masing di belakang kehidupan mereka. Suatu saat nanti, rahasia itu akan terbuka dan akan menjungkirbalikkan dunia mereka.

Episode 01, Senin, 29 Oktober 2012

Di sekolah barunya, Chelsea melangkah menyusuri sekolah dengan wajah termangap-mangap karena semua muridnya memegang barang-barang mewah sambil berfoto-foto. Di depan sekolah, Chelsea tertegun menatap Armand.Ia terpesona melihat Armand yang tampak keren dan begitu berkharisma. Semua murid cewek terkesima.

VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 1

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Episode 02, Selasa, 30 Oktober 2012

Chelsea jatuh cinta pada Pangeran Armand yang sebenarnya adalah saudara sepupunya, tapi Chelsea tidak tahu rahasia  besar di belakang identitas Armand sebenarnya. Sewaktu Hasan menikah dengan Hanin, Hanin udah hamil duluan. Jadi Armand bukan   keturunan ningrat. Ia hanyalah rakyat biasa. Falco, Armand dan Chelsea saling berhubungan satu sama lain, dan mereka punya rahasia masing masing di belakang kehidupan mereka. Suatu saat nanti, rahasia itu akan terbuka dan akan  menjungkirbalikkan dunia mereka.
VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 2

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4

Episode 03, Rabu, 31 Oktober 2012

Episode 03, Rabu, 31 Oktober 2012
Agus mengeluarkan sesuatu dari balik dipan, dan ternyata dia mengeluarkan banyak koin, dan memberikannya ke Chelsea. Chelsea pun terperangah menerimanya. Laila melakukan garage sale, ada panci, baskom, handuk, sampai sandal butut juga di jual dengan harga murah dan beberapa tetangga perempuan melihatnya dan mulai membeli. Agus  membawa kotak kardus yang bertuliskan “SUMBANGAN BUAT BELI AIPED” Agus datangi tetangganya satu persatu. Mereka berkerja sama untuk mewujudkan keingingan Chelsea. Chelsea keluar dari rumah dan kaget berhadapan dengan Arman. Armand mengangguk memberi salam. Chelsea pun menunduk menjawab salam selayaknya di dongeng-dongeng.  Semua tetangga memandang kejadian ini sambil berdecak kagum dan kepengen. Arman kemudian menyerahkan kotak Ipad ke Chelsea dan memintanya untuk kembali bersekolah.
VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 3

Episode 04, Kamis, 01 November 2012

Agus dan Chelsea baru pulang dari memancing, dan dengan bangganya Agus menunjukkan hasil ikan tangkapannya pada Laila untuk beli I Pad Chelsea.  Tapi Laila malah tertawa saat Agus mengaku telah mendapatkan ikan bersisik berlian. Namun Arman yang ingin membantu Chelsea, akhirnya menukar ikan milik Agus dengan Ipad miliknya. Agus shock.

VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 4

Episode 05, Jumat, 02 November 2012

sebuah patung kucing berukuran kecil menarik perhatian Chelsea.. ia mendekatinya, penasaran lalu menyentuhnya.. Tiba-tiba saat Chelsea mengembalikan patung kucing itu ke tempatnya, tiba-tiba pajangan itu terlepas dari tangannya dan jatuh hingga menyebabkan salah satu kakinya patah Talitha dan Chelsea berjalan keluar dari mall, dan mereka keluar sambil menenteng banyak kantong belanjaan. Sebagian besar di pegang oleh Chelsea.. chelsea terlihat nampak berbeda dari sebelumnya.. Ia tampak begitu cantik, dengan dress yang elegan.


VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 5




Episode 06, Senin, 05 November 2012

Di sebuah taman, Chelsea dengan gaun pemberian dari Tom-tom, melangkah di taman. Dia celingukan mencari pangeran. Namun Saat itu beberapa orang pengawal muncul dan Mereka mengepung Chelsea dan mengusirnya. Chelsea nampak shock mendengar kata-kata Armand saat Armand bilang padanya untuk tidak menyakiti Talitha. Falco segera datang dan membawa pergi Chelsea.

VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 6



 Episode 07, Selasa, 06 November 2012

 Di dalam toilet Falco dan Arman dalam posisi bergulat dan keduanya nggak mau melepaskan satu sama lain. Chelsea pun langsung berteriak panik. Chelsea berusaha memisahkan keduanya, tapi sayangnya nggak ada yang mau menyerah.Falco menoleh ke Chelsea. Tampak sebuah bangunan ala bangunan Yunani. Ada pilar-pilar di tiap sisinya. Lalu tampak Chelsea terbaring di atas tempat tidur yang dipenuhi bunga, ia mengenakan baju seperti putri. Matanya terpejam, dan terlihat belum sadarkan diri.Tiba-tiba seorang pangeran berjubah putih, muncul di sampingnya. Dengan lembut pangeran itu memanggil Chelsea. Chelsea Shock dan penasaran.

VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 7



 Episode 08, Rabu, 07 November 2012

Di kamar Chelsea, Falco masuk ke ruangan dan Mengamati kamar chelsea. hal itu membuat Chelsea kesal dan memarahi Falco. Namun Falco malah bersikap santai dan malah mengalihkan pembicaraan dengan tiduran di kasur Chelsea, buru-buru Chelsea menarik Falco dari tempat tidurnya. Tiba-tiba di depan kamar Chelsea, Lail dan Agus mengetuk pintu. Chelsea pun langsung panik mendengarnya, dan dengan segera, Chelesa suruh Falco pergi, namun Falco tetep di tempatnya. Chelsea makin bingung.

VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 8


 Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Preview Raja dan Aku Episode 9


Episode 09, Kamis, 08 November 2012

Chelsea dibawa pergi oleh cowok bertopeng itu hingga ke parkiran. Namun dengan geregetan, chelsea menggigit kuping cowok bertopeng itu. Cowok itu kesakitan. Cowok itu pun berteriak. Cowok itupun turunkan chelsea dan buka topengnya.Dan ternyata… cowok itu adalah Falco. Chelsea shock memlihatnya. Chelsea memohon pada Cindy untuk menerimanya lagi masuk ke dalam klub drama, namun Cindy malah tertawa dan mengusir Chelsea. Chelsea memohon pada Cindy, karena dia tidak ingin mengecewakan orang tuanya. Falco berusaha mencari-cari perhatin dari Chelsea saat mereka berdua sedang membereskan barang-barang di ruangan auditorium. Namun tanpa sepengetahuan mereka, Cindy dan ganknya berdiri di belakang Auditorium, memperhatikan mereka.
VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 9



Episode 10, Jumat, 09 November 2012
Di depan Falco, Chelsea menangis karena panggung yang rencananya akan ia dekorasi untuk memenuhi syarat yang diminta Cindy agar ia bisa masuk klub, telah rusak. Chelsea yang sedih karena panggung yang sudah ia dekorasi telah berantakan, malah terkejut saat Falco datang kerumahnya dan mengajak Chelsea ke Auditorium dan menunjukkan bahwa panggung yang sudah jadi, tampak begitu megah dan jauh lebih bagus dari yang dibuat Chelsea. Chelsea penasaran, siapa orang misterius yang sudah membantunya.
VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 10

Episode 11, Senin, 12 November 2012

Di rumah Armand, Talitha sedang demam dan muntah-muntah. Tomtom dan Armand yang menjaganya jadi kebingungan. Talitha meminta Armand untuk membawa Talitha ke Rumah Sakit. Sementara itu, di Auditorium, Cindy di panggung ngintip ke auditorium dan terlihat auditorium mulai dipenuhi orang orang penting. Cindy panik karena pemeran utama belum juga datang. Armand pun menunjuk Chelsea untuk memerankan peran Juliet. Chelsea shock.

VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 11

Episode 12, Selasa, 13 November 2012

Armand di dalam mobil sambil memandang ke luar jendela dengan tatapan kosong. Armand merasa iri pada Chelsea, Karena Chelsea memiliki apa yang tidak Armand miliki..Yaitu kehangatan sebuah keluarga. Talitha agak sedih saat Armand memberitahu peran Juliet yang seharusnya di perankan oleh Talitha, sudah digantikan oleh Chelsea. Namun Talitha berusaha untuk tetap tenang. Armand shock saat Talitha meminta Armand ikut dengannya kembali ke kerajaan dan meninggalkan Indonesia. 


VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 12



Episode 13, Rabu, 14 November 2012
Terlihat panggung mulai dibangun kembali setelah panggung yang di dekor oleh Chelsea rusak, dan para bodyguard armand bekerja keras malam itu. Mereka bersihkan bekas-bekas kebakaran. Armand ikut membantu mengangkat-angkat barang. Armand masuk ke dalam kamar. Ia pun membuka jaketnya. Baru terlihat baju arman yang penuh noda cat, dan warna catnya seperti warna cat dekor panggung. Lalu dengan buru-buru meletakkannya di bawah tempat tidur. Armand berusaha merahasiakan bahwa dia yang membantu Chelsea.

VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 13


VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 14

 Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5
(Minta maaf, pengupload gak dapat merakamkan episode ini pada hari ini.)
Episode 15, Jumat, 14 November 2012
  
Talitha tertegun mendengar perkataan Tara bahwa sekarang Chelsea sudah menjadi anak kesayangannya Desi dalam kelas drama, dan Chelsea berusaha untuk lebih menonjol diantara yang lain. Armand memberikan Chelsea hape baru agar Chelsea tidak ketinggalan berita. Namun Chelsea malah menolak. Armand yang kecewa malah membuang hape itu ke tempat sampah. Chelsea terkejut. Namun saat Chelsea pulang ke rumah, ternyata Falco sudah menunggunya disana dan juga memberikan hape untuk Chelsea. Chelsea pun nampak bingung.

VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 15


VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 16


Episode 17, Selasa, 20 November 2012
Polisi mendatangi Agus dan Laila dan meminta kerjasamanya untuk membantu pencarian Pangeran. Polisi meminta jika mereka mendapat kabar dari Chelsea, untuk segera mengembalikan Pangeran, karena Chelsea telah dituduh menculik Pangeran. Agus dan Laila shock. Sementara itu, Chelsea dan Pangeran yang sedang terperangkap, berencana untuk kabur dari ruangan bawah tanah. Namun sosok misterius menghentikan langkah mereka dan memaksa mereka untuk kembali ke ruangan bawah tanah. Chelsea dan pangeran pun shock.

VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 17


VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 18

 Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Preview Raja dan Aku Episode 19


Episode 19, Kamis, 22 November 2012
Laila geram dengan sikap Hanin yang bersikap sombong saat menjemput Talitha, keponakan Hanin didepan dan kepala sekolah. Hanin bilang bahwa dirinya tidak ingin berurusan dengan Laila yang ia anggap tidak sederajat dengannya.  Hanin pun pergi dari ruangan kepala sekolah. Namun Laila yang tidak terima, malah mengejar Hanin dan meminta Hanin untuk mendidik Talitha agar bisa menghargai Chelsea. Hanin yang merasa kesal, malah bertindak kasar pada Laila.

VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 19

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Preview Raja dan Aku Episode 20


Episode 20, Jumat, 23 November 2012
Laila geram dengan sikap Hanin yang bersikap sombong saat menjemput Talitha, keponakan Hanin didepan dan kepala sekolah. Hanin bilang bahwa dirinya tidak ingin berurusan dengan Laila yang ia anggap tidak sederajat dengannya.  Hanin pun pergi dari ruangan kepala sekolah. Namun Laila yang tidak terima, malah mengejar Hanin dan meminta Hanin untuk mendidik Talitha agar bisa menghargai Chelsea. Hanin yang merasa kesal, malah bertindak kasar pada Laila. 

VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 20


Episode 21, Senin, 26 November 2012

Di dalam mobil, Thalita  melihat dari balik jendela dengan wajah sedih. Air matanya perlahan mengalir, dan perlahan dia terisak. Dari jendela Thalita, terlihat Armand yang menatap Chelsea dengan penuh cinta, sementara Chelsea memandang ke depan ke arah jalanan. 

VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 21

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Preview Raja dan Aku Episode 22

Episode 22, Selasa, 27 November 2012
Disebuah gudang, Chelsea terbangun dan Memegang tengkuknya yang sakit. Pandangannya awalnya buram lalu makin lama semakin jelas. Chelsea menatap sekelilingnya yang sepi dan gelap. Chelsea akhirnya teringat saat supir bajaj membekapnya dan memukulnya. Dia sadar bahwa dirinya diculik. Chelsea segera lari ke pintu gudang dan berusaha membukanya. Namun pintu dikunci dari luar dengan gembok. Sementara di depan ruangan, tampak pengendara bajaj tersebut berdiri. Si pengendara bajaj membuka topi. Lalu maskernya.
VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 22

Episode 23, Rabu, 28 November 2012
Hanin meminta bantuan pada Talitha untuk mencari seorang murid wanita di sekolah Talitha yang mempunyai tanda lahir di lehernya. Talitha tampak bingung. Sementara itu, Agus shock ketika ia melihat foto Ratu di dalam dompet milik Raja. Agus yang hendak memberikan dompet milik Raja melalui Chelsea, malah tertegun tak percaya. 

VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 23

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Preview Raja dan Aku Episode 24

Episode 24, Kamis, 29 November 2012
Saat sedang berdansa dengan Chelsea, Armand terkejut saat Chelsea malah mendorongnya. Chelsea bilang bahwa mereka takkan bisa bersama, karena Armand akan segera menikah dengan Thalita, dan hubungan ini harus dihentikan. Armand shock. Sementara itu, Chelsea ditarik oleh Thalita dan genknya. Chelsea berusaha menjelaskan pada Talitha apa yang terjadi dengan Armand, bahwa ini adalah hanya kesalahpahaman. Namun Talitha malah mengancam Chelsea dan memintanya untuk menjauhi Armand, atau dirinya akan membuat hidup Chelsea sengsara. Chelsea shock dan merasa sedih. 

VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 24

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Episode 25, Jumat, 30 November 2012
Chelsea arrives at school whilst daydreaming. At that time, the situation feels weird. A few students are looking at her strangely. At first she doesn't realize this but then she does and she is surprised. Siti enters her room and sits down. She looks at the newspaper and sees Malik's photo there. She is determined to investigate what happened to her father. 

VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 25

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Preview Raja dan Aku Episode 26


Episode 26, Senin, 3 Desember 2012
Di hutan, Armand dan falco tiba di tempat Chelsea dan Talitha serta Siti berada, dan keduanya tertegun, dan menghentikan langkahnya melihat apa yang ada di depan mereka. Chelsea dan Talitha ternyata berhasil mengalahkan Siti. Siti tergeletak di tanah, dan Chelsea menduduki Siti sehingga Siti tak bisa bergerak.

VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 26

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Episode 27, Selasa, 4 Desember 2012

Di hutan, Armand dan falco tiba di tempat dimana Chelsea, Talitha dan Siti berada, dan Armand dan Falco tertegun saat mereka melihat apa yang ada di depan mereka. Chelsea dan Talitha ternyata berhasil mengalahkan Siti. Siti tergeletak di tanah, dan Chelsea menduduki Siti sehingga Siti tak bisa bergerak. Sementara itu, suasana terasa tegang, dan semua terlihat sibuk dengan pikiran masing-masing. Polisi memberitahu perkembangan terbaru dari Chelsea dan putri Talitha. 

VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 27

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 
Preview Raja dan Aku Episode 28


Episode 28, Rabu, 5 Desember 2012

Di depan rumah Armand, Falco di dorong keluar dan diusir dari gerbang oleh pengawal. Falco jadi bête dan kesal. Falco rupanya sudah janji pada Chelsea untuk mendapatkan uang untuk membantu orang tuanya Chelsea, agar mereka tidak jadi pindah. Sementara itu, Raja Abdullah tengah melamun, ia terlihat tengah berusaha menenangkan dirinya. Tapi disaat itu, tiba-tiba Tomtom, Hanin, Thalita dan Armand mendekatinya. Abdullah kesal karena dirinya merasa mereka telah memaksa untuk menghentikan pencarian atas anaknya 


VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 28

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4  
Episode 29, Kamis, 6 Desember 2012

Di rumah Armand, Mobil Abdullah berhenti di halaman rumah Armand. Pengawal membukakan pintu mobil. Abdullah dan Dina beranjak keluar dari mobil. Akhirnya kumpulan wartawan  berusaha mengambil foto Abdullah dan Dina. Abdullah terlihat bingung. Chelsea bilang pada Pangeran bahwa tidak semudah itu dirinya menjadi bagian dari kehidupan pangeran. Namun Armand bilang bahwa dirinya akan memperjuangkan Chelsea.

VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 29

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4  


Episode 30, Jumat, 7 Desember 2012
Armand melangkah ke luar dari rumah, dan duduk di teras dengan tatapan melamun. Pintu kembali terbuka, dan Chelsea melongokkan kepalanya. Melihat Armand duduk, Chelsea keluar dan mendekati Armand. Armand merasa dirinya tidak ingin menggangu keharmonisan keluarga Chelsea, namun Chelsea berusaha untuk membuat Armand merasa nyaman.

VIDEO KLIP RAJA DAN AKU EPISODE 30

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4  



Courtesy of MD Entertainment & GlobalTV

Jumat, 02 Desember 2011

Tugas Sejarah

A. Latar Belakang Tumbuhnya Kesadaran Nasional

Perasaan akan timbulnya nasionalisme bangsa Indonesia telah tumbuh sejak lama, bukan secara tiba-tiba. Nasionalisme tersebut masih bersifat kedaerahan, belum bersifat nasional. Nasionalisme yang bersifat menyeluruh dan meliputi semua wilayah Nusantara baru muncul sekitar awal abad XX. Lahirnya nasionalisme bangsa Indonesia didorong oleh dua faktor, baik faktor intern maupun faktor ekstern.

1. Faktor Intern

a. Sejarah Masa Lampau yang Gemilang
Indonesia sebagai bangsa telah mengalami zaman nasional pada masa kebesaran Majapahit dan Sriwijaya. Kedua kerajaan tersebut, terutama Majapahit memainkan peranan sebagai negara nasional yang wilayahnya meliputi hampir seluruh Nusantara. Kebesaran ini membawa pikiran dan angan-angan bangsa Indonesia untuk senantiasa dapat menikmati kebesaran itu. Hal ini dapat menggugah perasaan nasionalisme golongan terpelajar pada dekade awal abad XX.
b . Penderitaan Rakyat Akibat PenjajahanBangsa Indonesia mengalami masa penjajahan yang panjang dan menyakitkan sejak masa Portugis. Politik devide et impera, monopoli perdagangan, sistem tanam paksa, dan kerja rodi merupakan bencana bagi rakyat Indonesia. Penderitaan itu menjadikan rakyat Indonesia muncul kesadaran nasionalnya dan mulai memahami perlunya menggalang persatuan. Atas prakarsa para kaum intelektual, persatuan itu dapat diwujudkan dalam bentuk perjuangan yang bersifat modern. Perjuangan tidak lagi menggunakan kekuatan senjata tetapi dengan menggunakan organisasi-organisasi pemuda.
c . Pengaruh Perkembangan Pendidikan Barat di Indonesia
Perkembangan sistem pendidikan pada masa Hindia Belanda tidak dapat dipisahkan dari politik etis. Ini berarti bahwa terjadinya perubahan di negeri jajahan (Indonesia) banyak dipengaruhi oleh keadaan yang terjadi di negeri Belanda. Tekanan datang dari Partai Sosial Demokrat yang di dalamnya ada van Deventer. Pada tahun 1899, Mr. Courad Theodore van Deventer melancarkan kritikan-kritikan yang tajam terhadap pemerintah penjajahan Belanda. Kritikan itu ditulis dan dimuat dalam jurnal Belanda, de Gids dengan judul Een eereschuld yang berarti hutang budi atau hutang kehormatan. Dalam tulisan tersebut dijelaskan bahwa kekosongan kas negeri Belanda telah dapat diisi kembali berkat pengorbanan orang-orang Indonesia. Oleh karena itu, Belanda telah berhutang budi kepada rakyat Indonesia. Untuk itu harus dibayar dengan peningkatan kesejahteraan melalui gagasannya yang dikenal dengan Trilogi van Deventer. Apakah kalian masih ingat dengan isi Trilogi van Deventer? Politik yang diperjuangkan dalam rangka mengadakan kesejahteraan rakyat dikenal dengan nama politik etis. Untuk mendukung pelaksanaan politik etis, pemerintah Belanda mencanangkan Politik Asosiasi dengan semboyan unifikasi. Politik Asosiasi berkaitan dengan sikap damai dan menciptakan hubungan harmonis antara Barat (Belanda) dan Timur (rakyat pribumi). Dalam bidang pendidikan, tujuan Belanda semula adalah untuk mendapatkan tenaga kerja atau pegawai murahan dan mandor-mandor yang dapat membaca dengan gaji yang murah. Untuk kepentingan tersebut Belanda mendirikan sekolah-sekolah untuk rakyat pribumi. Dengan demikian, jelaslah bahwa pelaksanaan politik etis tidak terlepas dari kepentingan pemerintah Belanda. Sistem pengajaran kolonial dibagi dalam dua jenis yaitu pengajaran pendidikan umum dan pengajaran kejuruan. Keduanya diselenggarakan untuk tingkat menengah ke atas. Berikut ini contoh-contoh sekolah yang didirikan pada zaman kolonial Belanda. 
d . Pengaruh Perkembangan Pendidikan Islam di Indonesia
Perkembangan pendidikan di Indonesia juga banyak diwarnai oleh pendidikan yang dikelola umat Islam. Ada tiga macam jenis pendidikan Islam di Indonesia yaitu pendidikan di surau atau langgar, pesantren, dan madrasah. Walaupun dasar pendidikan dan pengajarannya berlandaskan ilmu pengetahuan agama Islam, mata pelajaran umum lainnya juga mulai disentuh. Usaha pemerintah kolonial Belanda untuk memecah belah dan Kristenisasi tidak mampu meruntuhkan moral dan iman para santri. Tokoh-tokoh pergerakan nasional dan pejuang muslim pun bermunculan dari lingkungan ini. Banyak dari mereka menjadi penggerak dan tulang punggung perjuangan kemerdekaan. Rakyat Indonesia yang mayoritas adalah kaum muslim ternyata merupakan salah satu unsur penting untuk menumbuhkan semangat nasionalisme Indonesia. Para pemimpin nasional yang bercorak Islam akan sangat mudah untuk memobilisasi kekuatan Islam dalam membangun kekuatan bangsa.
e . Pengaruh Perkembangan Pendidikan Kebangsaan di Indonesia
Berkembangnya sistem pendidikan Barat melahirkan golongan terpelajar. Adanya diskriminasi dalam pendidikan kolonial dan tidak adanya kesempatan bagi penduduk pribumi untuk mengenyam pendidikan, mendorong kaum terpelajar untuk mendirikan sekolah untuk kaum pribumi. Sekolah ini juga dikenal sebagai sekolah kebangsaan sebab bertujuan untuk menanamkan rasa nasionalisme di kalangan rakyat dan mencetak generasi penerus yang terpelajar dan sadar akan nasib bangsanya. Selain itu sekolah tersebut terbuka bagi semua

masyarakat pribumi dan tidak membedakan dari kalangan mana pun. Tokoh-tokoh pribumi yang mendirikan sekolah kebangsaan antara lain Ki Hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa, Douwes Dekker mendirikan Ksatrian School, dan Moh. Syafei mendirikan perguruan Indonesische Nederlandsche School Kayu Tanam (INS Kayu Tanam). Berikut ini akan dibahas sekolah-sekolah kebangsaan tersebut.
1 ) Taman Siswa
Taman Siswa didirikan oleh Suwardi Suryaningrat atau Ki Hajar Dewantara pada tanggal 3 Juli 1922. Tujuan didirikannya Taman Siswa adalah untuk mendidik dan menggembleng golongan muda serta menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat antipenjajahan. Taman Siswa berperan dalam menumbuhkan rasa nasionalisme bangsa Indonesia. Meskipun menggunakan sistem pendidikan modern Belanda, tetapi Taman Siswa tidak mengambil kepribadian Belanda. Dengan demikian, anak didiknya tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia. Para guru Taman Siswa berasal dari para aktivis pergerakan nasional. Taman Siswa memiliki tiga semboyan dalam melaksanakan proses pendidikan. Semboyan tersebut berasal dari bahasa Jawa dan mempunyai arti filosofi tentang peranan seseorang. Berikut ini ketiga semboyan tersebut. 
2 ) Ksatrian School
Ksatrian Institut atau Ksatrian School didirikan di Bandung pada tahun 1924 oleh Douwes Dekker atau Danudirjo Setyabudi. Tujuan Ksatrian School adalah untuk memberi kesempatan belajar yang lebih baik dan luas kepada anak-anak bumi putera. Selain itu untuk menumbuhkan rasa harga diri manusia dan kepercayaan kepada diri sendiri sebagai bangsa yang merdeka. Semboyan yang dipakai adalah “Mengabdi Masa depan Rakyat.”
3 ) INS Kayu Tanam
INS Kayu Tanam didirikan oleh Mohammad Syafei pada tanggal 31 Oktober 1926. Tujuannya adalah untuk mendidik dan menanamkan tradisi semangat kerja dan kemandirian. Dengan kemandirian tersebut diharapkan golongan pemuda dapat menyadari akan arti pentingnya semangat nasionalisme sebagai modal perjuangan kemerdekaan. Asas INS Kayu Tanam adalah menolong diri sendiri.

f . Dominasi Ekonomi Kaum Cina di Indonesia
Kaum pedagang keturunan nonpribumi, khususnya kaum pedagang Cina semakin membuat kesal para pedagang pribumi. Puncak kekesalan kaum pedagang pribumi terjadi ketika keturunan Cina mendirikan perguruan sendiri yakni Tionghoa Hwee Kwan pada tahun 1901. Kekesalan tersebut diciptakan oleh Belanda untuk menimbulkan rasa iri hati rakyat Indonesia kepada keturunan Cina. Cina diberi kesempatan untuk menguasai bisnis eceran, pertokoan, dan menjadi kolektor pajak dari pemerintah Belanda. Akibatnya kaum Cina menjadi lebih agresif. Peristiwa itu membangkitkan persatuan yang kokoh di antara sesama pedagang pribumi untuk menghadapi secara bersama pengaruh dari pedagang Cina.
g . Peranan Bahasa Melayu
Di samping mayoritas beragama Islam, bangsa Indonesia juga memiliki bahasa pergaulan umum (Lingua Franca) yakni bahasa Melayu. Dalam perkembangannya, bahasa Melayu berubah menjadi bahasa persatuan nasional Indonesia. Dengan posisi sebagai bahasa pergaulan, bahasa Melayu menjadi sarana penting untuk menyosialisasikan semangat kebangsaan dan nasionalisme ke seluruh pelosok Indonesia.
h. Istilah Indonesia sebagai Identitas Nasional
Istilah ‘Indonesia‘ berasal dari kata India (bahasa Latin untuk Hindia) dan kata nesos (bahasa Yunani untuk kepulauan), sehingga kata Indonesia berarti Kepulauan Hindia. Istilah Indonesia, Indonesisch dan Indonesier makin tersebar luas pemakaiannya setelah banyak dipakai oleh kalangan ilmuwan seperti G.R. Logan, Adolf Bastian, van Vollen Hoven, Snouck Hurgronje, dan lain-lain. Dalam tabel berikut akan diuraikan perkembangan penggunaan istilah Indonesia.


2. Faktor Ekstern

Timbulnya pergerakan nasional Indonesia di samping disebabkan oleh kondisi dalam negeri, juga ada faktor yang berasal dari luar (ekstern). Berikut ini faktor-faktor ekstern yang memberi dorongan dan energi terhadap lahirnya pergerakan nasional di Indonesia.
a. Kemenangan Jepang atas Rusia

Selama ini sudah menjadi suatu anggapan umum jika keperkasaan Eropa (bangsa kulit putih) menjadi simbol superioritas atas bangsa-bangsa lain dari kelompok kulit berwarna. Hal itu ternyata bukan suatu kenyataan sejarah. Perjalanan sejarah dunia menunjukkan bahwa ketika pada tahun 1904-1905 terjadi peperangan antara Jepang melawan Rusia, ternyata yang keluar sebagai pemenang dalam peperangan itu adalah Jepang. Hal ini memberikan semangat juang terhadap para pelopor pergerakan nasional di Indonesia.
b . Partai Kongres India
Dalam melawan Inggris di India, kaum pergerakan nasional di India membentuk All India National Congress (Partai Kongres India), atas inisiatif seorang Inggris Allan Octavian Hume pada tahun 1885. Di bawah kepemimpinan Mahatma Gandhi, partai ini kemudian menetapkan garis perjuangan yang meliputi Swadesi, Ahimsa, Satyagraha, dan Hartal. Keempat ajaran Ghandi ini, terutama Satyagraha mengandung makna yang memberi banyak inspirasi terhadap perjuangan di Indonesia.
c . Filipina di bawah Jose Rizal
Filipina merupakan jajahan Spanyol yang berlangsung sejak 1571 – 1898. Dalam perjalanan sejarah Filipina muncul sosok tokoh yang bernama Jose Rizal yang merintis pergerakan nasional dengan mendirikan Liga Filipina. Pada tahun 1892 Jose Rizal melakukan perlawanan bawah tanah terhadap penindasan Spanyol. Tujuan yang ingin dicapai adalah bagaimana membangkitkan nasionalisme Filipina dalam menghadapi penjajahan Spanyol. Dalam perjuangannya Jose Rizal dihukum mati pada tanggal 30 Desember 1896, setelah gagal dalam pemberontakan Katipunan. Sikap patriotisme dan nasionalisme yang ditunjukkan Jose Rizal membangkitkan semangat rela berkorban dan cinta tanah air bagi para cendekiawan di Indonesia.
d . Gerakan Nasionalisme Cina
Dinasti Manchu (Dinasti Ching) memerintah di Cina sejak tahun 1644 sampai 1912. Dinasti ini dianggap dinasti asing oleh bangsa Cina karena dinasti ini bukan keturunan bangsa Cina. Masuknya pengaruh Barat menyebabkan munculnya gerakan rakyat yang menuduh bahwa Dinasti Manchu sudah lemah dan bekerja sama dengan imperialis Barat. Oleh karena itu muncul gerakan rakyat Cina untuk menentang penguasa asing yaitu para imperialis Barat dan Dinansti Manchu yang juga dianggap penguasa asing. Munculnya gerakan nasionalisme Cina diawali dengan terjadinya pemberontakan Tai Ping (1850 – 1864) dan kemudian disusul oleh pemberontakan Boxer. Gerakan ini ternyata berimbas semangatnya di tanah air Indonesia.
e . Gerakan Turki Muda
Gerakan nasionalisme di Turki pada tahun 1908 dipimpin oleh Mustafa Kemal Pasha. Gerakannya dinamakan Gerakan Turki Muda. Ia menuntut adanya pembaruan dan modernisasi di segala sektor kehidupan masyarakatnya. Gerakan Turki Muda memberikan pengaruh politis bagi pergerakan bangsa Indonesia sebab mengarah pada pembaruan-pembaruan dan modernisasi.

B. Perkembangan Pergerakan Nasional

Masa pergerakan nasional di Indonesia ditandai dengan berdirinya organisasi-organisasi pergerakan. Masa pergerakan nasional (1908 - 1942), dibagi dalam tiga tahap berikut.
1. Masa pembentukan (1908 - 1920) berdiri organisasi seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, dan Indische Partij.
2. Masa radikal/nonkooperasi (1920 - 1930), berdiri organisasi seperti Partai Komunis Indonesia (PKI), Perhimpunan Indonesia (PI), dan Partai Nasional Indonesia (PNI).
3. Masa moderat/kooperasi (1930 - 1942), berdiri organisasi seperti Parindra, Partindo, dan Gapi. Di samping itu juga berdiri organisasi keagamaan, organisasi pemuda, dan organisasi perempuan.

1. Budi Utomo (BU)


Pada tahun 1906 Mas Ngabehi Wahidin Sudirohusodo, merintis mengadakan kampanye menghimpun dana pelajar (Studie Fund) di kalangan priyayi di Pulau Jawa. Upaya dr. Wahidin ini bertujuan untuk meningkatkan martabat rakyat dan membantu para pelajar yang kekurangan dana. Dari kampanye tersebut akhirnya pada tanggal 20 Mei 1908 berdiri organisasi Budi Utomo dengan ketuanya Dr. Sutomo. Organisasi Budi Utomo artinya usaha mulia. Pada mulanya Budi Utomo bukanlah sebuah partai politik. Tujuan utamanya adalah kemajuan bagi Hindia Belanda. Hal ini terlihat dari tujuan yang hendak dicapai yaitu perbaikan pelajaran di sekolah-sekolah, mendirikan badan wakaf yang mengumpulkan tunjangan untuk kepentingan belanja anak-anak bersekolah, membuka sekolah pertanian, memajukan teknik dan industri, menghidupkan kembali seni dan kebudayaan bumi putera, dan menjunjung tinggi cita-cita kemanusiaan dalam rangka mencapai kehidupan rakyat yang layak.
Kongres Budi Utomo yang pertama berlangsung di Yogyakarta pada tanggal 3 Oktober – 5 Oktober 1908. Kongres ini dihadiri beberapa cabang yaitu Bogor, Bandung, Yogya I, Yogya II, Magelang, Surabaya, dan Batavia. Dalam kongres yang pertama berhasil diputuskan beberapa hal berikut.
a. Membatasi jangkauan geraknya kepada penduduk Jawa dan Madura.
b. Tidak melibatkan diri dalam politik.
c. Bidang kegiatan adalah bidang pendidikan dan budaya.
d. Menyusun pengurus besar organisasi yang diketuai oleh R.T. Tirtokusumo.
e. Merumuskan tujuan utama Budi Utomo yaitu kemajuan yang selaras untuk negara dan bangsa.
Terpilihnya R.T. Tirtokusumo yang seorang bupati sebagai ketua rupanya dimaksudkan agar lebih memberikan kekuatan pada Budi Utomo. Kedudukan bupati memberi dampak positif dalam rangka menggalang dana dan keanggotaan dari Budi Utomo. Untuk usaha memantapkan keberadaan Budi Utomo diusahakan untuk segera mendapatkan badan hukum dari pemerintah Belanda. Hal ini terealisasi pada tanggal 28 Desember 1909, anggaran dasar Budi Utomo disahkan. Dalam perkembangannya, di tubuh Budi Utomo muncul dua
aliran berikut.
a. Pihak kanan, berkehendak supaya keanggotaan dibatasi pada golongan terpelajar saja, tidak bergerak dalam lapangan politik dan hanya membatasi pada pelajaran sekolah saja.
b. Pihak kiri, yang jumlahnya lebih kecil terdiri dari kaum muda berkeinginan ke arah gerakan kebangsaan yang demokratis, lebih memerhatikan nasib rakyat yang menderita.
Adanya dua aliran dalam tubuh Budi Utomo menyebabkan terjadinya perpecahan. Dr. Cipto Mangunkusumo yang mewakili kaum muda keluar dari keanggotaan. Akibatnya gerak Budi Utomo semakin lamban. Berikut ini ada beberapa faktor yang menyebabkan semakin lambannya Budi Utomo.
a. Budi Utomo cenderung memajukan pendidikan untuk kalangan priyayi daripada penduduk umumnya.
b. Lebih mementingkan pemerintah kolonial Belanda dari pada kepentingan rakyat Indonesia.
c. Menonjolnya kaum priyayi yang lebih mengutamakan jabatan menyebabkan kaum terpelajar tersisih.
Ketika meletus Perang Dunia I tahun 1914, Budi Utomo mulai terjun dalam bidang politik. Berikut ini beberapa bentuk peran politik Budi Utomo.
a. Melancarkan isu pentingnya pertahanan sendiri dari serangan bangsa lain.
b. Menyokong gagasan wajib militer pribumi.
c. Mengirimkan komite Indie Weerbaar ke Belanda untuk pertahanan Hindia.
d. Ikut duduk dalam Volksraad (Dewan Rakyat).
e. Membentuk Komite Nasional untuk menghadapi pemilihan anggota volksraad.
Budi Utomo mampu menerbitkan majalah bulanan Goeroe Desa yang memiliki kiprah masih terbatas di kalangan penduduk pribumi. Sejalan dengan kemerosotan aktivitas dan dukungan pribumi pada Budi Utomo, maka pada tahun 1935 Budi Utomo mengadakan fusi ke dalam Partai Indonesia Raya (Parindra). Sejak itu BU terus mengalami kemerosotan dan mundur dari arena politik.

2. Sarekat Islam (SI)

Pada mulanya Sarekat Islam adalah sebuah perkumpulan para pedagang yang bernama Sarekat Dagang Islam (SDI). Pada tahun 1911, SDI didirikan di kota Solo oleh H. Samanhudi sebagai suatu koperasi pedagang batik Jawa. Garis yang diambil oleh SDI adalah kooperasi, dengan tujuan memajukan perdagangan Indonesia di bawah panji-panji Islam. Keanggotaan SDI masih terbatas pada ruang lingkup pedagang, maka tidak memiliki anggota yang cukup banyak. Oleh karena itu agar memiliki anggota yang banyak dan luas ruang lingkupnya, maka pada tanggal 18 September 1912, SDI diubah menjadi SI (Sarekat Islam).

Organisasi Sarekat Islam (SI) didirikan oleh beberapa tokoh SDI seperti H.O.S Cokroaminoto, Abdul Muis, dan H. Agus Salim. Sarekat Islam berkembang pesat karena bermotivasi agama Islam. Latar belakang ekonomi berdirinya Sarekat Islam adalah:
a. perlawanan terhadap para pedagang perantara (penyalur) oleh orang Cina,
b. isyarat pada umat Islam bahwa telah tiba waktunya untuk menunjukkan kekuatannya, dan
c. membuat front melawan semua penghinaan terhadap rakyat bumi putera.

Tujuan yang ingin dicapai sesuai dengan anggaran dasarnya adalah:
a. mengembangkan jiwa berdagang,
b. memberi bantuan kepada anggotanya yang mengalami kesukaran,
c. memajukan pengajaran dan semua yang mempercepat naiknya derajat bumi putera,
d. menentang pendapat-pendapat yang keliru tentang agama Islam,
e. tidak bergerak dalam bidang politik, dan
f. menggalang persatuan umat Islam hingga saling tolong menolong.
Kecepatan tumbuhnya SI bagaikan meteor dan meluas secara horizontal. SI merupakan organisasi massa pertama di Indonesia. Antara tahun 1917 sampai dengan 1920 sangat terasa pengaruhnya di dalam politik Indonesia. Untuk menyebarkan propaganda perjuangannya, Sarekat Islam menerbitkan surat kabar yang bernama Utusan Hindia.
Pada tanggal 29 Maret 1913, para pemimpin SI mengadakan pertemuan dengan Gubernur Jenderal Idenburg untuk memperjuangkan SI berbadan hukum. Jawaban dari Idenburg pada tanggal 29 Maret 1913, yaitu SI di bawah pimpinan H.O.S Cokroaminoto tidak diberi badan hukum. Ironisnya yang mendapat pengakuan pemerintah kolonial Belanda (Gubernur Jenderal Idenburg) justru cabang-cabang SI yang ada di daerah. Ini suatu taktik pemerintah kolonial Belanda dalam memecah belah persatuan SI. Bayangan perpecahan muncul dari pandangan yang berbeda antara H.O.S Cokroaminoto dengan Semaun mengenai kapitalisme. Menurut Semaun yang memiliki pandangan sosialis, bergandeng dengan kapitalis adalah haram. Dalam kongres SI yang dilaksanakan tahun 1921, ditetapkan adanya disiplin partai rangkap anggota. Setiap anggota SI tidak boleh merangkap sebagai anggota organisasi lain terutama yang beraliran komunis. Akhirnya SI pecah menjadi dua yaitu SI Putih dan SI Merah.
a. SI Putih, yang tetap berlandaskan nasionalisme dan Islam. Dipimpin oleh H.O.S. Cokroaminoto, H. Agus Salim, dan Suryopranoto yang berpusat di Yogyakarta.
b. SI Merah, yang berhaluan sosialisme kiri (komunis). Dipimpin oleh Semaun, yang berpusat di Semarang.
Dalam kongresnya di Madiun, SI Putih berganti nama menjadi Partai Sarekat Islam (PSI). Kemudian pada tahun 1927 berubah lagi menjadi Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII). Sementara itu, SI Sosialis/Komunis berganti nama menjadi Sarekat Rakyat (SR) yang merupakan pendukung kuat Partai Komunis Indonesia (PKI).

3. Indische Partij (IP)


IP didirikan pada tanggal 25 Desember 1912 di Bandung oleh tokoh Tiga Serangkai, yaitu E.F.E Douwes Dekker, Dr. Cipto Mangunkusumo, dan Suwardi Suryaningrat. Pendirian IP ini dimaksudkan untuk mengganti Indische Bond yang merupakan organisasi orang-orang Indo dan Eropa di Indonesia. Hal ini disebabkan adanya keganjilan-keganjilan yang terjadi (diskriminasi) khususnya antara keturunan Belanda totok dengan orang Belanda campuran (Indo). IP sebagai organisasi campuran menginginkan adanya kerja sama orang Indo dan bumi putera. Hal ini disadari benar karena jumlah orang Indo sangat sedikit, maka diperlukan kerja sama dengan orang bumi putera agar kedudukan organisasinya makin bertambah kuat.
Di samping itu juga disadari betapa pun baiknya usaha yang dibangun oleh orang Indo, tidak akan mendapat tanggapan rakyat tanpa adanya bantuan orang-orang bumi putera. Perlu diketahui bahwa E.F.E Douwes Dekker dilahirkan dari keturunan campuran, ayah Belanda, ibu seorang Indo. Indische Partij merupakan satu-satunya organisasi pergerakan yang secara terang-terangan bergerak di bidang politik dan ingin mencapai Indonesia merdeka. Tujuan Indische Partij adalah untuk membangunkan patriotisme semua indiers terhadap tanah air. IP menggunakan media majalah Het Tijdschrifc dan surat kabar ‘De Expres’ pimpinan E.F.E Douwes Dekker sebagai sarana untuk membangkitkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air Indonesia. Tujuan dari partai ini benar-benar revolusioner karena mau mendobrak kenyataan politik rasial yang dilakukan pemerintah kolonial. Tindakan ini terlihat nyata pada tahun 1913. Saat itu pemerintah Belanda akan mengadakan peringatan 100 tahun bebasnya Belanda dari tangan Napoleon Bonaparte (Prancis). Perayaan ini direncanakan diperingati juga oleh pemerintah Hindia Belanda. Adalah suatu yang kurang pas di mana suatu negara penjajah melakukan upacara peringatan pembebasan dari penjajah pada suatu bangsa yang dia sebagai penjajahnya. Hal yang ironis ini mendatangkan cemoohan termasuk dari para pemimpin Indische Partij. R.M. Suwardi Suryaningrat menulis artikel bernada sarkastis yang berjudul ‘Als ik een Nederlander was’, Andaikan aku seorang Belanda. Akibat dari tulisan itu R.M. Suwardi Suryaningrat ditangkap. Menyusul sarkasme dari Dr. Cipto Mangunkusumo yang dimuat dalam De Express tanggal 26 Juli 1913 yang diberi judul Kracht of Vrees?, berisi tentang kekhawatiran, kekuatan, dan ketakutan. Dr. Tjipto pun ditangkap, yang membuat rekan dalam Tiga Serangkai, E.F.E. Douwes Dekker turut mengkritik dalam tulisannya di De Express tanggal 5 Agustus 1913 yang berjudul Onze Helden: Tjipto Mangoenkoesoemo en Soewardi Soerjaningrat, Pahlawan kita: Tjipto Mangoenkoesoemo dan Soewardi Soerjaningrat. Kecaman-kecaman yang menentang pemerintah Belanda menyebabkan ketiga tokoh dari Indische Partij ditangkap. Pada tahun 1913 mereka diasingkan ke Belanda. Namun pada tahun 1914 Cipto Mangunkusumo dikembalikan ke Indonesia karena sakit. Sedangkan Suwardi Suryaningrat dan E.F.E. Douwes Dekker baru kembali ke Indonesia pada tahun 1919. Suwardi Suryaningrat terjun dalam dunia pendidikan, dikenal sebagai Ki Hajar Dewantara, mendirikan perguruan Taman Siswa. E.F.E Douwes Dekker juga mengabdikan diri dalam dunia pendidikan dan mendirikan yayasan pendidikan Ksatrian Institute di Sukabumi pada tahun 1940. Dalam perkembangannya, E.F.E Douwes Dekker ditangkap lagi dan
dibuang ke Suriname, Amerika Latin.

4. Perhimpunan Indonesia dan Manifesto Politik

Pada tahun 1908 di Belanda berdiri sebuah organisasi yang bernama Indische Vereeniging. Pelopor pembentukan organisasi ini adalah Sutan Kasayangan Soripada dan RM Noto Suroto. Para mahasiswa lain yang terlibat dalam organisasi ini adalah R. Pandji Sosrokartono, Gondowinoto, Notodiningrat, Abdul Rivai, Radjiman Wediodipuro (Wediodiningrat), dan Brentel. Tujuan dibentuknya Indische Vereeniging adalah untuk memajukan kepentingan bersama dari orang-orang yang berasal dari Indonesia. Kedatangan tokoh-tokoh Indische Partij seperti Cipto Mangunkusumo dan Suwardi Suryaningrat, sangat mempengaruhi perkembangan Indische Vereeniging. Masuk konsep “Hindia Bebas” dari Belanda, dalam pembentukan negara Hindia yang diperintah oleh rakyatnya sendiri. Perasaan anti-kolonialisme semakin menonjol setelah ada seruan Presiden Amerika Serikat Woodrow Wilson tentang kebebasan dalam menentukan nasib sendiri pada negara-negara terjajah (The Right of Self Determination). Dalam upaya berkiprah lebih jauh, organisasi ini memiliki media komunikasi yang berupa majalah Hindia Poetra. Pada rapat umum bulan Januari 1923, Iwa Kusumasumantri sebagai ketua baru memberi penjelasan bahwa organisasi yang sudah dibenahi ini mempunyai tiga asas pokok yang disebut juga Manifesto Politik, yaitu:
a. Indonesia ingin menentukan nasib sendiri,
b. agar dapat menentukan nasib sendiri, bangsa Indonesia harus mengandalkan kekuatan dan kemampuan sendiri, dan
c. dengan tujuan melawan Belanda bangsa Indonesia harus bersatu.
Kegiatan Indische Vereeniging semakin tegas dan radikal, dan telah berkembang ke arah politik. Sejalan dengan semakin meluasnya pemakaian nama Indonesische, dirasa perlu untuk mengubah nama organisasi menjadi Indonesische Vereeniging pada tahun 1924. Majalah Hindia Poetra pun ikut berubah nama menjadi Indonesia Merdeka. Melalui rapat pada tanggal 3 Februari 1925 akhirnya Indonesische Vereeniging diganti menjadi Perhimpunan Indonesia (PI). Semboyan “Indonesia Merdeka” sudah menjadi slogan meskipun mengatakannya dengan Bahasa Belanda. Melalui media “Indonesia Merdeka” dan kegiatan internasional, dunia internasional mengetahui aktivitas perjuangan para pemuda Indonesia. Berikut ini kegiatan-kegiatan internasional yang diikuti oleh PI.a. Mengikuti Kongres ke-6 Liga Demokrasi Internasional untuk Perdamaian di Paris pada tahun 1926. Delegasi Perhimpunan Indonesia dipimpin oleh Mohammad Hatta.
b. Mengikuti Kongres I Liga Penentang Imperialisme dan Penindasan Kolonial di Berlin pada tahun 1927, mengirimkan Mohammad Hatta, Nasir Pamuncak, Batot, dan Achmad Subardjo. Dalam perjalanannya Perhimpunan Indonesia mengalami banyak tekanan dari pemerintah Belanda, lebih-lebih setelah terjadi pemberontakan Partai Komunis Indonesia pada tahun 1926. Pengawasan dilakukan semakin ketat. Meskipun demikian, pada tanggal 25 Desember 1926 Semaun bersama Mohammad Hatta menandatangani suatu kesepakatan yang dikenal dengan Konvensi Hatta-Semaun. Dalam kesepakatan itu ditekankan pada upaya Perhimpunan Indonesia tetap pada garis perjuangan kebangsaan dan diharapkan PKI dengan ormas-ormasnya tidak menghalang-halangi Perhimpunan Indonesia dalam mewujudkan citacitanya. Cita-cita Perhimpunan Indonesia tertuang dalam 4 pokok ideologi dengan memerhatikan masalah sosial, ekonomi dengan menempatkan kemerdekaan sebagai tujuan politik yang dikembangkan sejak tahun 1925. Keempat pokok ideologi tersebut adalah kesatuan nasional, solidaritas, non-kooperasi, dan swadaya.

5. Partai Komunis Indonesia (PKI)

Partai Komunis Indonesia (PKI) secara resmi berdiri pada tanggal 23 Mei 1920. Berdirinya PKI tidak terlepas dari ajaran Marxis yang dibawa oleh Sneevliet. Ia bersama teman-temannya seperti Brandsteder, H.W Dekker, dan P. Bergsma, mendirikan Indische Social Democratische Vereeniging (ISDV) di Semarang pada tanggal 4 Mei 1914. Tokoh-tokoh Indonesia yang bergabung dalam ISDV antara lain Darsono, Semaun, Alimin, dan lain-lain. PKI terus berupaya mendapatkan pengaruh dalam masyarakat. Salah satu upaya yang ditempuhnya adalah melakukan infiltrasi dalam tubuh Sarekat Islam. Infiltrasi dapat dengan mudah dilakukan karena ada beberapa faktor berikut.
a. Adanya kemelut dalam tubuh SI, di mana pemerintah Belanda lebih memberi pengakuan kepada cabang Sarekat Islam lokal.
b. Adanya disiplin partai dalam SI, di mana anggota SI yang merangkap anggota ISDV harus keluar dari SI. Akibatnya SI terpecah menjadi SI Merah dan SI Putih.
Setelah berhasil menyusup dalam tubuh SI, jumlah anggota PKI semakin besar. PKI berkembang pesat. Berikut ini ada beberapa faktor yang menyebabkan PKI berkembang pesat.
a. Propagandanya yang sangat menarik.
b. Memiliki pemimpin yang berjiwa kerakyatan.
c. Pandai merebut massa rakyat yang tergabung dalam partai lain.
d. Sikapnya yang tegas terhadap pemerintah kolonial dan kapitalis.
e. Di kalangan rakyat terdapat harapan bahwa PKI bisa menggantikan Ratu Adil.
Organisasi PKI makin kuat ketika pada bulan Februari 1923 Darsono kembali dari Moskow. Ditambah dengan tokoh-tokoh Alimin dan Musso, maka peranan politik PKI semakin luas. Pada tanggal 13 November 1926, Partai Komunis Indonesia mengadakan pemberontakan di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Pemberontakan ini sangat sia-sia karena massa sama sekali tidak siap di samping organisasinya masih kacau. PKI telah mengorbankan ribuan orang yang termakan hasutan untuk ikut serta dalam pemberontakan. Dampak buruk lainnya yang menimpa para pejuang pergerakan di tanah air adalah berupa pengekangan dan penindasan yang luar biasa dari pemerintah Belanda sehingga sama sekali tidak punya ruang gerak. Walaupun PKI dinyatakan sebagai partai terlarang tetapi secara ilegal mereka masih melakukan kegiatan politiknya. Semaun, Darsono, dan Alimin meneruskan propaganda untuk tetap memperjuangkan aksi revolusioner di Indonesia.

6. Partai Nasional Indonesia (PNI)

Berdirinya partai-partai dalam pergerakan nasional banyak berawal dari studie club. Salah satunya adalah Partai Nasional Indonesia (PNI). Partai Nasional Indonesia (PNI) yang lahir di Bandung pada tanggal 4 Juli 1927 tidak terlepas dari keberadaan Algemeene Studie Club. Lahirnya PNI juga dilatarbelakangi oleh situasi sosio politik yang kompleks. Pemberontakan PKI pada tahun 1926 membangkitkan semangat untuk menyusun kekuatan baru dalam menghadapi pemerintah kolonial Belanda. Rapat pendirian partai ini dihadiri Ir. Soekarno, Dr. Cipto Mangunkusumo, Soedjadi, Mr. Iskaq Tjokrodisuryo, Mr. Budiarto, dan Mr. Soenarjo. Pada awal berdirinya, PNI berkembang sangat pesat karena didorong oleh faktor-faktor berikut.
a. Pergerakan yang ada lemah sehingga kurang bisa menggerakkan massa.
b. PKI sebagai partai massa telah dilarang.
c. Propagandanya menarik dan mempunyai orator ulung yang bernama Ir. Soekarno (Bung Karno).
Untuk mengobarkan semangat perjuangan nasional, Bung Karno mengeluarkan Trilogi sebagai pegangan perjuangan PNI. Trilogi tersebut mencakup kesadaran nasional, kemauan nasional, dan perbuatan nasional. Tujuan PNI adalah mencapai Indonesia merdeka. Untuk mencapai tujuan tersebut, PNI menggunakan tiga asas yaitu self help (berjuang dengan usaha sendiri) dan nonmendiancy, sikapnya

terhadap pemerintah juga antipati dan nonkooperasi. Dasar perjuangannya adalah marhaenisme. Kongres Partai Nasional Indonesia yang pertama diadakan di Surabaya, tanggal 27 – 30 Mei 1928. Kongres ini menetapkan beberapa hal berikut.
1. Susunan program yang meliputi:
a. bidang politik untuk mencapai Indonesia merdeka,
b. bidang ekonomi dan sosial untuk memajukan pelajaran nasional.
2. Menetapkan garis perjuangan yang dianut adalah nonkooperasi.
3. Menetapkan garis politik memperbaiki keadaan politik, ekonomi dan sosial dengan kekuatan sendiri, antara lain dengan mendirikan sekolah-sekolah, poliklinik-poliklinik, bank nasional, perkumpulan koperasi, dan sebagainya.
Peranan PNI dalam pergerakan nasional Indonesia sangat besar. Menyadari perlunya pernyataan segala potensi rakyat, PNI memelopori berdirinya Permufakatan Perhimpunan-Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI). PPPKI diikuti oleh PSII (Partai Sarekat Islam Indonesia), Budi Utomo, Pasundan, Sumatranen Bond, Kaum Betawi, Indonesische Studi Club, dan Algemeene Studie Club. Berikut ini ada dua jenis tindakan yang dilaksanakan untuk memperkokoh diri dan berpengaruh di masyarakat.
1. Ke dalam, mengadakan usaha-usaha dari dan untuk lingkungan sendiri seperti mengadakan kursus-kursus, mendirikan sekolah, bank dan sebagainya.
2. Keluar, dengan memperkuat opini publik terhadap tujuan PNI antara lain melalui rapat-rapat umum dan penerbitan surat kabar Banteng Priangan di Bandung, dan Persatuan Indonesia di Jakarta.

Kegiatan PNI ini cepat menarik massa dan hal ini sangat mencemaskan pemerintah kolonial Belanda. Pengawasan terhadap kegiatan politik dilakukan semakin ketat bahkan dengan tindakantindakan penggeledahan dan penangkapan. Dengan berkembangnya desas desus bahwa PNI akan mengadakan pemberontakan, maka empat tokoh PNI yaitu Ir. Soekarno, R. Gatot Mangkuprojo, Markun Sumodiredjo, dan Supriadinata ditangkap dan dijatuhi hukuman oleh pengadilan Bandung. Dalam proses peradilan itu, Ir. Soekarno dengan kepiawaiannya melakukan pembelaan yang diberi judul “Indonesia Menggugat”. Penangkapan terhadap para tokoh pemimpin PNI merupakan pukulan berat dan menggoyahkan keberlangsungan partai. Dalam suatu kongres luar biasa yang diadakan di Jakarta pada tanggal 25 April 1931, diambil keputusan untuk membubarkan PNI. Pembubaran ini menimbulkan pro dan kontra. Mr. Sartono kemudian mendirikan Partindo. Mereka yang tidak setuju dengan pembubaran masuk dalam Pendidikan Nasional Indonesia (PNI Baru) yang didirikan oleh Drs. Mohammad Hatta dan Sutan Syahrir. Baik Partindo maupun PNI Baru, masih memakai asas PNI yang lama yaitu self help dan nonkooperasi. Namun di antara keduanya terdapat perbedaan dalam hal strategi perjuangan. PNI Baru lebih mengutaman pendidikan politik dan sosial, sedangkan Partindo mengutamakan aksi massa sebagai senjata yang tepat untuk mencapai kemerdekaan.

7. Permufakatan Perhimpunan-Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI)

PPPKI dibentuk di Bandung pada tanggal 17 - 18 Desember 1927. Beranggotakan organisasi-organisasi seperti Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII), Budi Utomo (BU), PNI, Pasundan, Sumatranen Bond, Kaum Betawi, dan Kaum Studi Indonesia. Tujuan dibentuknya PPPKI yaitu:
a. menghindari segala perselisihan di antara anggota-anggotanya;
b. menyatukan organisasi, arah, serta cara beraksi dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia; dan
c. mengembangkan persatuan kebangsaan Indonesia.
Pembentukan organisasi PPPKI sebagai ide persatuan sejak awal mengandung benih-benih kelemahan dan keretakan. Berikut ini ada beberapa faktor yang menyebabkan keretakan tersebut.
a. Masing-masing anggota lebih mementingkan loyalitas pada masing-masing kelompoknya.
b. Kurangnya kontrol pusat terhadap aktivitas lokal.
c. Perbedaan gaya perjuangan di antara organisasi-organisasi anggota PPKI tersebut.

8. Partai Indonesia (Partindo)

Ketika Ir. Soekarno yang menjadi tokoh dalam PNI ditangkap pada tahun 1929, maka PNI pecah menjadi dua yaitu Partindo dan PNI Baru. Partindo didirikan oleh Sartono pada tahun 1929. Sejak awal berdirinya Partindo memiliki banyak anggota dan terjun dalam aksi-aksi politik menuju Indonesia Merdeka. Dasar Partindo sama dengan PNI yaitu nasional. Tujuannya adalah mencapai Indonesia merdeka. Asasnya pun juga sama yaitu self help dan nonkooperasi. Partindo semakin kuat setelah Ir. Soekarno bergabung ke dalamnya pada tahun 1932, setelah dibebaskan dari penjara. Namun, karena kegiatan-kegiatannya yang sangat radikal menyebabkan pemerintah melakukan pengawasan yang cukup ketat. Karena tidak bisa berkembang, maka tahun 1936 Partindo bubar.

9. Partai Indonesia Raya (Parindra)


Perjuangan radikal yang dilakukan oleh PKI, PI, dan PNI mulai berakhir ketika pemerintah kolonial Belanda melakukan penangkapan terhadap sejumlah tokoh PNI. Di samping itu pemerintah kolonial di bawah Gubernur Jenderal de Jonge melakukan pengawasan yang ketat terhadap organisasi-organisasi yang ada pada masa itu. Melihat kondisi tersebut, para tokoh pergerakan mengubah garis perjuangannya. Dari yang semula radikal dan nonkooperasi menjadi moderat dan kooperasi dengan menempatkan wakilnya dalam volksraad. Salah satu organisasi yang bersifat moderat adalah Partai Indonesia Raya (Parindra). Parindra didirikan di kota Solo oleh dr. Sutomo pada tanggal 26 Desember 1935. Parindra merupakan fusi dan Budi Utomo dan Persatuan Bangsa Indonesia (PBI). Tujuan Parindra adalah mencapai Indonesia Raya.
Asas politik Parindra adalah insidental, artinya tidak berpegang pada asas kooperasi maupun nonkooperasi. Sikapnya terhadap pemerintah tergantung pada situasi dan kondisi yang dihadapi, jadi luwes. Tokoh-tokoh Parindra yang terkenal dalam membela kepentingan rakyat di volksraad adalah Moh. Husni Thamrin. Parindra berjuang agar wakil-wakil volksraad semakin bertambah sehingga suara yang berhubungan dengan upaya mencapai Indonesia merdeka semakin diperhatikan oleh pemerintah Belanda. Perjuangan Parindra dalam volksraad cukup berhasil, terbukti pemerintah Belanda mengganti istilah inlandeer menjadi Indonesier.

10. Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindo)

Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindo) didirikan di Jakarta pada tanggal 24 Mei 1937 oleh orang-orang bekas Partindo. Tokoh-tokohnya antara lain Sartono, Sanusi Pane, dan Moh. Yamin. Dasar dan tujuannya adalah nasional dan mencapai Indonesia Merdeka. Gerindo juga menganut asas insidental yang sama dengan Parindra. Tujuan Gerindo antara lain:
a. mencapai Indonesia Merdeka,
b. memperkokoh ekonomi Indonesia,
c. mengangkat kesejahteraan kaum buruh, dan
d. memberi bantuan bagi kaum pengangguran.

11. Gabungan Politik Indonesia (Gapi)

Pada tanggal 15 Juli 1936, partai-partai politik dengan dipelopori oleh Sutardjo Kartohadikusumo mengajukan usul atau petisi, yaitu permohonan supaya diselenggarakan suatu musyawarah antara wakil-wakil Indonesia dan negara Belanda di mana anggotanya mempunyai hak yang sama. Tujuannya adalah untuk menyusun suatu rencana pemberian kepada Indonesia suatu pemerintah yang berdiri sendiri. Namun usul tersebut ditolak oleh pemerintah kolonial Belanda. Adanya kekecewaan terhadap keputusan pemerintah Belanda tersebut, atas prakarsa Moh. Husni Thamrin pada tanggal 21 Mei 1939, dibentuklah Gabungan Politik Indonesia (Gapi). Berikut ini ada beberapa alasan yang mendorong terbentuknya Gapi.
a. Kegagalan petisi Sutarjo. Petisi ini berisi permohonan agar diadakan musyawarah antara wakil-wakil Indonesia dan Belanda. Tujuannya adalah agar bangsa Indonesia diberi pemerintahan yang berdiri sendiri.
b. Kepentingan internasional akibat timbulnya fasisme.
c. Sikap pemerintah yang kurang memerhatikan kepentingan bangsa Indonesia.
Tujuan Gapi adalah menuntut pemerintah Belanda agar Indonesia mempunyai parlemen sendiri, sehingga Gapi mempunyai semboyan Indonesia Berparlemen. Tuntutan Indonesia Berparlemen terus diperjuangkan dengan gigih. Akhirnya pemerintah Belanda membentuk komisi yang dikenal dengan nama Komisi Visman karena diketuai oleh Dr. F.H.Visman. Tugas komisi ini adalah menyelidiki dan mempelajari perubahan-perubahan ketatanegaraan. Namun, setelah melakukan penelitian, Komisi Visman mengeluarkan kesimpulan yang mengecewakan bangsa Indonesia. Menurut komisi tersebut, sebagian besar rakyat Indonesia berkeinginan hidup dalam ikatan Kerajaan Belanda. Gapi menolak keputusan tersebut, sebab dianggap hanya rekayasa Belanda dan bertentangan dengan keinginan rakyat Indonesia.

12. Organisasi Keagamaan

Muhammadiyah adalah organisasi Islam modern yang didirikan di Yogyakarta pada tanggal 18 November 1912 oleh K.H. Ahmad Dahlan. Muhammadiyah berarti umat Muhammad atau pengikut Muhammad. Dengan nama ini memiliki harapan dapat mencontoh segala jejak perjuangan dan pengabdian Nabi Muhammad. Tujuan yang ingin dicapai adalah:
a. memajukan pengajaran berdasarkan agama Islam, dan
b. memupuk keimanan dan ketaqwaan para anggotanya.
Dalam rangka mencapai tujuan itu, Muhammadiyah melakukan beberapa upaya berikut.
a. Mendirikan sekolah-sekolah (bukan pondok pesantren) dengan pengajaran agama dan kurikulum yang modern.
b. Mendirikan rumah sakit dengan nama Pusat Kesengsaraan Umum (PKU).
c. Mendirikan rumah yatim piatu.
d. Mendirikan perkumpulan kepanduan Hisbul Wathan.
Dalam perkembangannya, Muhammadiyah menghadapi tantangan dari golongan Islam konservatif. Mereka melihat Muhammadiyah begitu terbuka terhadap kebudayaan Barat sehingga khawatir kemurnian Islam akan dirusakkan. Oleh karena itu para ulama mendirikan Nahdlatul Ulama pada tahun 1926. Gerakan NU dipelopori oleh K.H. Hasyim Asy’ari. Gerakan Muhammadiyah banyak mendapat simpati termasuk pemerintah kolonial Belanda karena perjuangannya tidak bersifat konfrontatif (menentang). Dalam Kongres Muhammadiyah yang
berlangsung dari tanggal 12 - 17 Maret 1925 di Yogyakarta, diperbincangkan masalah-masalah yang berkaitan dengan pengajaran Islam, mass media Islam, dan buku-buku tentang Islam yang berbahasa Jawa.
Di samping Muhammadiyah, gerakan keagamaan lain yang memiliki andil bagi kemajuan bangsa antara lain, berikut ini.
a. Jong Islamienten Bond, berdiri tanggal 1 Januari 1925 di Jakarta.
b. Nahdlatul Ulama (NU), berdiri pada tanggal 31 Januari 1926 di Surabaya, Jawa Timur.
c. Nahdlatul Wathan, berdiri tahun 1932 di Pacor, Lombok Timur.

13. Organisasi Pemuda dan Wanita

Perkumpulan pemuda yang pertama berdiri adalah Tri Koro Dharmo. Organisasi ini berdiri pada tanggal 7 Maret 1915 di Jakarta atas petunjuk Budi Utomo. Diprakarsai oleh dr. Satiman Wirjosandjojo, Kadarman, dan Sunardi. Mereka mufakat untuk mendirikan organisasi kepemudaan yang anggotanya berasal dari siswa sekolah menengah di Jawa dan Madura. Perkumpulan ini diberi nama Tri Koro Dharmo yang berarti tiga tujuan mulia (sakti, budhi, bakti). Dalam perkembangannya, Tri Koro Dharmo membuka cabang di Surabaya. Dalam rangka mengefektifkan perjuangan, diterbitkan sebuah majalah yang juga diberi nama Tri Koro Dharmo. Berikut ini tujuan Tri Koro Dharmo secara nyata dalam anggaran dasarnya.
a. Ingin menghidupkan persatuan dan kesatuan, di antara pemuda Jawa, Sunda, Madura, Bali, dan Lombok.
b. Kerja sama dengan semua organisasi pemuda guna membentuk ke-Indonesiaan. Keanggotannya terbatas pada para pemuda Jawa, Sunda, Madura, Bali dan Lombok.
Tri Koro Dharmo memiliki asas-asas seperti berikut.
a. Menimbulkan pertalian antara murid-murid bumi putera pada sekolah dan kursus perguruan kejuruan.
b. Menambah pengetahuan umum bagi anggota-anggotanya.
c. Membangkitkan dan mempertajam bahasa dan budaya Indonesia.
Organisasi kepemudaan lainnya yang bersifat kedaerahan banyak bermunculan seperti Pasundan, Jong Sumatranen Bond, Jong Minahasa, Jong Batak, Jong Ambon, Jong Celebes, Timorees Ver Bond, PPPI (Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia), Pemuda Indonesia, Jong Islamienten Bond, kepanduan, dan sebagainya. Di samping gerakan para pemuda, kaum wanita juga tidak mau ketinggalan. Pergerakan wanita dipelopori oleh R.A.Kartini dari Jepara dengan mendirikan Sekolah Kartini. Perkumpulan wanita yang didirikan sebelum tahun 1920 antara lain Putri Mardika yang didirikan atas bantuan Budi Utomo. Perkumpulan ini bertujuan untuk memajukan pengajaran terhadap anak-anak perempuan dengan cara memberi penerangan dan bantuan dana, mempertinggi sikap yang merdeka, dan melenyapkan tindakan malu-malu yang melampaui batas.
Perkumpulan Kautamaan Istri didirikan pada tahun 1913 di Tasikmalaya, lalu pada tahun 1916 di Sumedang, Cianjur, dan tahun 1917 di Ciamis, menyusul di Cicurug tahun 1918. Tokoh Kautamaan Istri yang terkenal adalah Raden Dewi Sartika, seorang pengajar Kautamaan Istri di tanah Pasundan. Di Yogyakarta pada tahun 1912 didirikan perkumpulan wanita yang benafaskan Islam dengan nama Sopa Tresna, yang kemudian pada tahun 1914 menjadi bagian wanita dari Muhammadiyah dengan nama Aisyah. Di Yogyakarta selain Aisyah juga ada perkumpulan wanita yang bernama Wanito Utomo, yang mulai memasukkan perempuan ke dalam kegiatan dasar pekerjaan ke arah emansipasi. Di samping R.A.Kartini dan Dewi Sartika, masih terdapat seorang tokoh wanita yaitu Ibu Maria Walanda Maramis dari Minahasa. Beliau mendirikan perkumpulan yang bernama Percintaan Ibu Kepada Anak Temurunnya (PIKAT) pada tahun 1917. PIKAT dalam kegiatannya mendirikan Sekolah Kepandaian Putri.
Dalam perkembangannya, perkumpulan-perkumpulan wanita itu melaksanakan kongres yang dikenal dengan ‘Kongres Perempuan Indonesia”. Lihat 

14. Sumpah Pemuda

Sumpah pemuda, tidak dapat lepas dari organisasi kepemudaan yang bernama PPPI (Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia) yang didirikan pada tahun 1926. PPPI mendapat dukungan dari sejumlah organisasi kepemudaan seperti Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Ambon, Sekar Rukun, Jong Minahasa, Jong Batak, dan Jong Islamienten Bond dengan penuh keyakinan ingin mencapai tujuannya yaitu persatuan Indonesia. Para pemuda ini menginginkan suatu upaya penyatuan peletakan dasar untuk kemerdekaan dengan menentang ketidakadilan yang dialami selama masa penjajahan. Pertemuan awal dilaksanakan tanggal 15 November 1925 dengan membentuk panitia Kongres Pemuda I, yang bertugas menyusun tujuan kongres. Diputuskan pelaksanaan kongres I mulai tanggal 30 April sampai dengan 2 Mei 1926.
Tujuan Kongres Pemuda I adalah membentuk badan sentral, memajukan paham persatuan kebangsaan, dan mempererat hubungan di antara semua perkumpulan pemuda kebangsaan. Hal yang menjadi agenda pembicaraan adalah tentang usulan bahasa Indonesia yaitu bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan. Mengenai usulan fusi untuk semua perkumpulan pemuda, tidak ada keputusan. Setelah berlangsungnya kongres pertama, para pemuda semakin tergerak untuk menindaklanjuti dengan melakukan kongres berikutnya. Oleh karena itu, setelah diawali pertemuan pendahuluan terbentuklah susunan panitia seperti berikut.
Ketua          : Sugondo Joyopuspito
Wakil ketua : Djoko Marsaid
Sekretaris    : Mohammad Yamin
Bendahara   : Amir Syarifudin
Pembantu    : Djohan Tjain, Kotjo Sungkono, Senduk, J. Leimena, Rohjani.
Kongres Pemuda II berlangsung sejak tanggal 27 Oktober 1928 dan berakhir tanggal 28 Oktober 1928. Kongres Pemuda II diadakan sebanyak tiga kali rapat.
a. Rapat pertama, di gedung Katolik Jonglingen Bond di Waterloopein.
b. Rapat kedua, tanggal 28 Oktober pagi, di gedung Oost Java Bioscoop, di Koningsplein Noord.
c. Rapat ketiga, tanggal 28 Oktober malam, di gedung Indonesische Clubhuis di Jl. Kramat Raya 106 Jakarta.
Di ruang utama gedung Indonesische Clubhuis (rumah perkumpulan Indonesia), yang sejak tanggal 20 Mei 1974 ditetapkan sebagai gedung Sumpah Pemuda, Sugondo Joyopuspito membacakan hasil keputusan Kongres (Mail Report No. 1066x/28 No. J/302-Eigenhandig) sebagai berikut:

Kongres menetapkan ikrar/sumpah pemuda yang selanjutnya menjadi landasan perjuangan untuk mencapai Indonesia merdeka. Pada malam itu juga, untuk pertama kali diperdengarkan lagu Indonesia Raya oleh penggubahnya Wage Rudolf Supratman. Sebagai tindak lanjut dari Sumpah Pemuda 1928, pada tanggal 24 - 28 Desember 1928 di Yogyakarta para pemuda menyepakati pembentukan Komisi Besar Indonesia Muda (KBIM). Tugas komisi ini adalah mempersiapkan terbentuknya satu wadah bagi semua Pemuda Indonesia. Hasil kerja komisi ini terlihat dalam kongres pemuda di Surakarta pada tanggal 31 Desember 1936 yang berhasil membentuk organisasi Indonesia Muda (IM), yang merupakan fusi (peleburan) dari berbagai organisasi pemuda di Indonesia. Asas IM adalah kebangsaan Indonesia dan bertujuan untuk mewujudkan Indonesia Raya. Para anggota IM dilarang bekerja sama dengan pemerintah Belanda (bersifat nonkooperatif).